Jumat, 15 Oktober 2010

Tugas Resume Pengantar Bisnis Bab 4


MANAJEMEN UMUM

1.      PENGERTIAN MANAJEMEN
A.    Arti dan Fungsi Manajemen
Manajemen menurut Profesor Oei Liang Lee adalah ilmu dan seni merencanakan, mengorganisasi, mengarahkan, mengkoordinasi serta mengawasi tenaga manusia dengan bantuan alat-alat untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dari definisi tentang manajemen tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa manajemenn mempunyai lima fungsi, yaitu :
-          Perencanaan
-          Pengorganisasian
-          Pengarahan
-          Pengkoordinasian
-          Pengawasan

B.     Jenjang Manajemen
Perusahaan-perusahaan besar biasanya mempunyai paling sedikit tiga jenjang manajemen. Ketiga jenjang tersebut adalah manajemen puncak atau manajemen eksekutif, manajemen madya atau manajemen administratif, dan manajemen operasional atau manajemen supervisori.

2.      LATAR BELAKANG SEJARAH MANAJEMEN
A.    Gerakan Manajemen Ilmiah
Sekarang kita lihat latar belakang sejarah manajemen yang perkembangannya berawal dari Eropa meskipun secara riil manajemen itu sudah ada sebelumnya di Eropa maupun di benua-benua lain. Sejak pemunculan bukunya tahun 1911, Taylor dikenal sebagai bapak dari gerakan manajemen ilmiah. Buku yangg diterbitkannya berjudul “The Principles of Scientific Management”. Dalam bukunya, Taylor mengemukakan beberapa priinsip manajemen ilmiah untuk melakukan pekerjaan dengan efisien. Prinsip-prinsip tersebut adalah
-          Prinsip 1          : semua pekerjaan dapat diobservasi dan dianalisis guna menentukan satu cara terbaik untuk menyelesaikan
-          Prinsip 2          : orang yang tepat untuk memangku jabatan dapat dipilih dan dilatih secara ilmiah
-          Prinsip 3          : kita dapat menjamin bahwa cara terbaik tersebut diikuti dengan menggaji pemegang jabatan dengan dasar insentif, yaitu menyamakan gaji dengan hasil kerjanya
-          Prinsip 4          : menempatkan menejer dalam perencanaan, persiapan, dan pemeriksaan pekerjaan

3.      SEKOLAH-SEKOLAH TENTANG PEMIKIRAN MANAJEMEN
Sebagai akibat dari semakin besarnyya minat dalam pendidikan manajemen, sejumlah pendekatan teoritis untuk mempelajari manajemen telah bermunculan. Teori-teori seperti itu pada pokoknya berasal dari para manajer dan pengajar yang ingin menemukan lebih banyak tentang apa yang perlu diajarkan kepada calon-calon manajer. Ada banyak sekolah manajemen tapi ke lima diantaranya adalah sekolah klasik, sekolah perilaku, sekolah ilmu manajemen, analisis sistem, dan manajemen berdasarkan hasil.

4.      PERENCANAAN
Perencanaan merupakan fungsi terpenting di antara semua fungsi-fungsi manajemen yang ada. Dalam sebuah kegiatan yang bersifat manajerial untuk mendukung usaha-usaha pencapaian tujuan, fungsi perencanaan haruslah dilakukan terlebih dahulu daripada fungsi-fungsi pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, dan pengawasan. Ini merupakan salah satu sifat utama dari fungsi perencanaan. Adapun sifat-sifat yang lain dari fungsi perencanaan adalah sumbangan terhadap tujuan serta efisinesi dari rencana itu sendiri.
A.    Bentuk-bentuk Perencanaan
Seperti telah diuraikan di muka, bahwa perencanaan ditetapkan sekarang dan dilaksanakan serta digunakan untuk waktu yang akan datang. Dengan mendasarkan diri kepada pengertian ini, maka perencanaan memiliki bentuk-bentuk seperti tujuan (objective), kebijakan (policy), strategi, prosedur, aturan (rule) dan program.

B.     Kegunaan Perencanaan
-          Mengurangi ketidakpastian serta perubahan pada waktu mendatang
-          Mengarahkan perhatian pada tujuan
-          Memperingan biaya
-          Merupakan sarana untuk mengadakan pengawasan

C.     Langkah-langkah Penyusun Perencanaan
-          Menetapkan tujuan
-          Menyusun anggapan-anggapan (premising)
-          Menentukan berbagai alternatif tindakan
-          Mengadakan pernilaian terhadap alternatif-alternatif tindakan yang sudah dipilih
-          Mengambil keputusan
-          Menyusun rencana pendukung

D.    Perencanaan Merupakan Proses Pendekatan yang Rasional
Dengan berbagai macam langkah yang telah dilakukan untuk menyusun suatu perencanaan, dapatlah dikatakan bahwa perencanaan merupakan suatu proses pendekatan yang rasional untuk waktu yang akan datang.

E.     Jangka Waktu Perencanaan
Menurut jangka waktunya, perencanaan dapat dikelompokkan menjadi tiga golongan, yakni perencanaan jangka panjang, perencanaan jangka menengah, dan perencanaan jangka pendek.

F.      Faktor-faktor yang Membatasi Perencanaan
-          Sulitnya mencari anggapan secara teliti
-          Perubahan yang sangat cepat
-          Kekakuan internal
-          Kekakuan eksternal
-          Waktu dan biaya

G.    Pengambilan Keputusan
-          Syarat pengambilan keputusan :
·           Harus berusaha untuk dapat mencapai suatu tujuan yang tidak terpenuhi tanpa melalui tindakan yang positif
·           Harus dapat mengetahui dengan jelas tentang tujuan-tujuan manakah yang dapat dicapai beserta segala kekurangannya
·           Harus mempunyai kemampuan untuk mengadakan analisis dan pernilaian berbagai alternatif sesuai dengan tuntutan-tuntutan untuk mencapai tujuan
·           Harus bersikap optimis dan mempunyai kemauan yang kuat untuk memilih alternatif yang paling baik
-          Alat Pengambil keputusan
Untuk mengambil keputusan yang rasional perlu digunakan alat-alat seperti operation research, teori probabilitas, dan linear programming. Selain ketiga macam alat pengambil keputusan di atas, masih terdapat beberapa teknik yang dipakai untuk memperbaiki kualitas pengambilan keputusan pada keadaaan yang sifatnya tidak pasti, tetapi masih berada di dalam batas-batas kewajaran. Alat-alat tersebut adalah analisa risiko dan pohon keputusan (decision tree).

5.      PENGORGANISASIAN
A.    Pengertian
Setiap organisasi memiliki tiga komponen pokok, yaitu personalia, fungsi dan faktor-faktor fisik, yang kesemuanya ini merupakan sarana untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Jadi komponen-komponen tersebut mencerminkan adanya tugas-tugas yang harus dilakukan, manusia yang melaksanakan tugas, dan adanya peralatan-peralatan yang dapat digunakan untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut. Dengan demikian fungsi pengorganisasian dapat dikatakan sebagai proses menciptakan hubungan antara berbagai fungsi, personalia dan faktor-faktor fisik agar semua pekerjaan yang dilakukan dapat bermanfaat serta terarah pada suatu tujuan. Hubungan-hubungan yang timbul di dalam organisasi dapat berbentuk :
-          Hubungan Informal, lebih banyak menyangkut hubungan manusiawi
-          Hubungan Formal, merupakan bentuk hubungan yang dilakukan dengan sengaja. Tiga hubungan dasar pada hubungan formal adalah tanggung jawab, wewenang, dan pertanggung-jawaban.

B.     Pola Hubungan antar Komponen Organisasi
Penentuan tugas-tugas yang hendak dijalankan haruslah didasarkan pada suatu tujuan. Jika tidak terdapat pembagian tanggung jawab secara jelas, maka tugas-tugas/fungsi sulit untuk dilaksanakan atau dapat pula terjadi adanyakesimpang-siuran dalam pelaksanaan. Sedangkan tanggung jawab itu sendiri tidak dapat dibebankan kepada masing-masing pelaksana bilamana tidak disertai adanya hak-hak untuk melaksanakan (berupa wewenang). Untuk mengetahui tentang seberapa jauh seseorang telah mencapai hasil yang diharapkan, maka setelah dibebani dengan suatu tanggung jawab dan diberi wewenang, ia diminta untuk memberikan pertanggungjawaban ke arah tujuan yang telah ditetapkan. Jadi, antara tujuan, fungsi, tanggung jawab, wewenang serta pertanggung-jawaban mempunyai hubungan yang erat, dan berkaitan satu dengan yang lain.

C.     Rentangan Kekuasaan
Munculnya rentangan kekuasaan ini disebabkan oleh adanya keterbatasan pada kemampuan seseorang. Keefektifan dan efisiensi seorang pimpinan dalam mengatur bawahan banyak dipengaruhi oleh jumlah bawahan itu sendiri. Selain jumlah bawahan ada faktor lain juga yang mempengaruhi seperti frekuensi hubungan antara pimpinan dengan bawahan. Banyak sedikitnya frekuensi hubungan antara pimpinan dengan bawahan dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain latihan dari bawahan, pendelegasian wewenang, perencanaan, dan teknik komunikasi.

D.    Dasar-dasar Penggolongan Bagian Di Dalam Organisasi
Terbatasnya kemampuan seseorang akan membatasi pula jumlah bawahan atau bagian-bagian yang dipimpinnnya. Hal ini akan berpengaruh pula pada ruang lingkup organisasi. Namun demikian kesempatan untuk berkembang bagi suatu organisasi tetap ada, yaitu dengan mengadakan pengelompokkan kegiatan atau aktivitas serta tenaga kerja ke dalam bagian-bagian. Jadi, pembagian kerja dan spesialisasi kegiatan perlu dilakukan. Pengelompokkan menjadi bagian-bagian di dalam sebuah organisasi dapat didasarkan pada beberapa faktor berikut ini :
-          Didasarkan pada suatu angka
-          Didasarkan pada waktu
-          Didasarkan pada fungsi perusahaan
-          Didasarkan pada luas daerah operasi
-          Didasarkan pada jenis barang yang dihasilkan
-          Didasarkan pada jenis langganan

E.     Karakteristik Struktur Organisasi
Bentuk-bentuk struktur organisasi seperti garis, garis dan staf, fungsional serta komite mempunyai ciri-ciri yang berbeda. Namun demikian setiap bentuk struktur organisasi yang baik harus memiliki dua karakteristik dasar yaitu keseimbangan dalam organisasi dan fleksibel.

6.      PENGARAHAN
A.    Prinsip-prinsip Pengarahan
Pengarahan merupakan aspek hubungan manusiawi dalam kepemimpinan yang mengikat para bawahan untuk bersedia mengerti dan menyumbangkan tenaganya secara efektif serta efisien untuk mecapai tujuan. Di dalam manajemen, pengarahan ini bersifat sangat kompleks karena di samping menyangkut manusia, juga menyangkut berbagai tingkah laku dari manusia-manusia itu sendiri. Oleh karena itu, pengarahan yang dilakukan oleh pimpinan harus berpegang pada beberapa prinsip, yaitu prinsip mengarah kepada Tuhan, prinsip keharmonisan dengan Tuhan, dan prinsip kesatuan komando.
B.     Cara-cara Pengarahan
Pada umumnya, pimpinan menginginkan pengarahan kepada bawahan dengan maksud agar mereka bersedia untuk bekerja sebaik mungkin, dan diharapkan tidak menyimpang dari prinsip-prinsip di muka. Adapun cara-cara pengarahan yang dilakukan dapat berupa orientasi, perintah, dan delegasi wewenang.

C.     Komunikasi
Ada beberapa definisi-definisi tentang komunikasi, seperti berikut ini :
-          Di dalam komunikasi tedapat hubungan antara orang dengan orang-orang dengan lembaga dan sebaliknya
-          Hubungan yang timbul di dalam komunikasi itu digunakan untuk menyalurkan gagasan, pendapat atau informasi
-          Komunikasi berguna untuk menciptakan hubungan yang serasi dan menciptakan saling pengertian
-          Untuk mengadakan komunikasi, dapat digunakan kata-kata, surat, kode atau simbol
Untuk mengadakan komunikasi dapat digunakan sarana-sarana seperti telepon, telegram, telex, radio, televisi, surat kabar, majalah dan sejenisnya; atau dapat pula dengan memakai merk, label, katalog dan sebagainya. Dengan menggunakan sarana-sarana seperti ini diharapkan komunikasi dapat lebih efektif dan efisien. Untuk maksud-maksud tersebut perlu memperhatikan beberapa prinsip seperti komunikasi harus jelas, prinsip integritas, dan prinsip penggunaan organisasi informal.

D.    Motivasi
Biassanya, keberhasilan yang dapat dicapai akan semakin besar jjika para manajer mampu memberi dorongan (motivasi) karyawannya meskipun perencanaan dan organisasitidak begitu sempurna. Motivasi mempunyai dua macam bentuk, yaitu motivasi positif dan motivasi negatif

7.      PENGKOORDINASIAN
Adanya berbagai pendapat yang berbeda di antara masing-masing individu dalam organisasi akan mempengaruhi keputusan yang diambil. Pendapat-pendapat tersebut perlu diselaraskan dengan mengadakan koordinasi agar terdapat suatu keadaan yang harmonis sehingga tujuan organisasi dapat tercapai.
A.    Prinsip-prinsip Organisasi
-          Prinsip kontak langsung
-          Prinsip penekanan pada pentingnya koordinasi
-          Hubungan timbal balik di antara faktor-faktor yang ada

B.     Pelaksanaan Fungsi Koordinasi
Fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, dan pengarahan harus didukung dengan fungsi pengkoordinasian dan pengawasan agar tujuan organisasi dapat tercapai. Semua fungsi ini merupakan tanggung jawab dari manajer. Untuk melaksanakan fungsi koordinasi, manajer dapat menempuh dua cara, yaitu :
-          Menjamin bahwa kondisi lingkungan dapat membantu untuk memberikan fasilitas bagi terlaksananya koordinasi
-          Memastikan apakah masing-masing individu sudah mengetahui prinsip-prinsip koordinasi

8.      PENGAWASAN
A.    Pengertian
Pengawasan merupakan fungsi terakhir yang harus dilaksanakan dalam manajemen. Cara yang dilakukan dalam pengawasan yaitu membandingkan segala sesuatu yang telah dijalankan dengan standard atau rencananya, serta melakukan perbaikan-perbaikan bilamana terjadi penyimpangan. Jadi, dengan pengawasan dapat mengukur seberapa jauh hasil yang telah dicapai sesuai dengan apa yang telah direncanakan.

B.     Langkah-langkah Pengawasan
-          Menciptakan standard
-          Membandingkan kegiatan yang dilakukan dengan standard
-          Melakukan tindakan koreksi

C.     Syarat-syarat Pengawasan yang Baik
-          Pengawasan harus mendukung sifat dan kebutuhan kegiatan (aktivasi)
-          Pengawasan harus melaporkan setiap penyimpangan yang terjadi dengan segera
-          Pengawasan harus mempunyai pandangan ke depan
-          Pengawasan harus obyektif, teliti dan sesuai dengan standard yang digunakan
-          Pengawasan harus luwes/fleksibel
-          Pengawasan harus serasi dengan pola organisasi
-          Pengawasan harus ekonomis
-          Pengawasan harus mudah dimengerti
-          Pengawasan harus diikuti dengan perbaikan/koreksi    

 Nama : Eka Rohmawati
 NPM : 22210293
 Kelas : 1eb17

REFERENSI :
Buku PENGANTAR BISNIS MODERN
Edisi ketiga
Disusun oleh : DR. BASU SWASTHA DH., SE., MBA dan IBNU SUKOTJO W, SE
Penerbit : LIBERTY, YOGYAKARTA
 

Sabtu, 09 Oktober 2010

Tugas Resume Pengantar Bisnis Bab 2


LINGKUNGAN PERUSAHAAN

1.      PENGARUH LINGKUNGAN TERHADAP PERUSAHAAN
Kondisi bisnis banyak berpengaruh pada kehidupan kita. Oleh karena itu perusahaan-perusahaan mempunyai beberapa tanggung jawab pada kehidupan dan kesejahteraan manusia. Istilah tanggung jawab sosial menunjukkan pertimbangan manajemen tentang pengaruh-pengaruh sosial di samping juga pengaruh ekonomi dari keputusan-keputusannya.
A.    Pengertian Lingkungan Perusahaan
Lingkungan perusahaan dapat diartikan sebagai keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya. Faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan tersebut adalah luas dan banyak ragamnya, termasuk aspek-aspek ekonomi, politik, sosial, etika-hukum, dan ekologi/fisik dan sebagainya.
-          Perusahaan dalam Masyarakat yang Pluralistik
Perusahaan sangat bergantung pada masyarakat untuk membeli barang dan jasa yang ditawarkan, dan sikap masyarakat terhadap perusahaan sangat berpengaruh pada cara kegiatan serta pelayanan perusahaan tersebut. Masyarakat pluralistik adalah kombinasi dari berbagai kelompok yang mempengaruhi lingkungan perusahaan. Dalam masyarakat pluralistik, terdapat banyak pusat kekuatan, masing-masing mempunyai sifat mandiri. Dalam hal ini, pluralisme mencerminkan usaha manusia untuk mempertemukan kebutuhan dan kepentingan dari berbagai organisasi.
-          Kesan Negatif Tentang Perusahaan
Banyak masalah yang menciptakan kesan negatif tentang perusahaan, antara lain menyangkut penyelewengan pajak, penyelundupan barang, penyogokan kepada pejabat pemerintah, periklanan yang menipu, kebocoran pabrik yang berbahaya, pembayaran-pembayaran yang tidak legal, dan sebagainya. Kritik terhadap perusahaan tidak hanya terbatas pada pertimbangan ekonomi, moral, etik, dan politik saja; tetapi juga menyangkut lingkungan fisik.
-          Usaha-usaha untuk Memperbaiki Kesan Negatif
Untuk memperbaiki adanya kesan-kesan negatif dari masyarakat terhadap perusahaan, tentunya perusahaan harus tidak menciptakan masalah-masalah yang negatif serta perlu melaksanakan kegiatan hubungan masyarakat yang efektif.

2.      LINGKUNGAN FISIK, ENERGI, DAN KONSERVASI
Dari masalah-masalah ekonomi dan sosial, salah satu masalah yang sangat sulit diatasi dan memerlukan biaya yang besar adalah yang berkaitan dengan lingkungan fisik.
A.    Ekologi
Ekologi adalah suatu ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan lingkungannya.
B.     Macam-macam Polusi
Polusi merupakan pengrusakan lingkungan alam di mana kita hidup dan bekerja.
-          Pencemaran Udara
-          Pencemaran Air
-          Pencemaran Sampah Awet
C.     Energi dan Konservasi
Di Indonesia sumber energi minyak bumi sudah lama digunakan di samping batu bara dan air. Kemudian muncul penggunaan gas alam yang juga dihasilkan di dalam negeri; dan akhir-akhir ini sudah mulai dikembangkan penggunaan sumber energi matahari serta kemungkinan penggunaan tenaga nuklir.

3.      LINGKUNGAN PEREKONOMIAN DAN PERPAJAKAN
A.       Alasan-alasan bagi Meningkatnya Pengeluaran Pemerintah
Pemerintah membiayai pengeluarannya dari hasil pemungutan pajak. Alasan-alasan bagi Pemerintah untuk menaikkan pajak adalah untuk membiayai pengeluaran yang semakin meningkat. Meningkatnya pengeluaran Pemerintah ini merupakan suatu tendensi yang mungkin menyebabkan naiknya laju pertumbuhan urbanisasi, pertumbuhan penduduk dan permintaan masyarakat, serta pengeluaran biaya untuk pertahanan negara.
B.       Penerimaan dan Pengeluaran Pemerintah
Apabila pengeluaran Pemerintah lebih besar dari penghasilannya, maka akan terjadi defisit. Untuk menutupi defisit ini dapatlah dilakukan peminjaman kepada bank-bank. Jumlah uang yang dipinjam dengan cara ini disebut utang negara. Tidak semua pajak yang dipungut oleh Pemerintah ditujukan untuk meningkatkan penghasilan, terutama pajak-pajak yang dikenakan pada tempat-tempat perjudian, dan pajak impor untuk melindungi kegiatan usaha dalam negeri terhadap persaingan harga. Ada beberapa macam pajak yang dikenakan Pemerintah, antara lain :
-          Pajak Tidak Langsung
Yang termasuk ke dalam pajak tidak langsung adalah pajak penjualan (PPn), cukai, bea masuk, pajak ekspor, dan sebagainya.
-          Pajak Langsung
Yang termasuk ke dalam pajak langsung adalah pajak kekayaan, pajak pendapatan (PPd), pajak perseroan (PPs) dan pajak dividen.
Secara keseluruhan penerimaan Pemerintah dapat diperoleh dari penerimaan dalam negeri dan penerimaan pembangunan. Sedangkan seluruh pengeluaran Pemerintah dapat dikelompokkan ke dalam pengeluaran rutin dan pengeluaran pembangunan.

4.      LINGKUNGAN HUKUM
Kegiatan perusahaan berada di dalam suatu kerangka hukum, sehingga faktor hukum ini mempengaruhi keputusan-keputusan serta transaksi-transaksi dalam perusahaan. Hukum yang ada di Indonesia dapat dikelompokkan ke dalam :
A.    Hukum Publik
Hukum yang mengatur masalah-masalah yang menyangkut kepentingan dan keamanan umum. Aturan-aturan hukum yang dapat dimasukkan sebagai hukum publik antara lain hukum tatanegara, hukum tatausaha, dan hukum pidana.
B.     Hukum Privat
Hukum yang mengatur tentang hal-hal yang berhubungan dengan kepentingan seseorang dan kelompok-kelompok dalam masyarakat. Termasuk ke dalam hukum privat adalah hukum perdata dan hukum dagang.

5.      LINGKUNGAN PEMERINTAH
Hubungan antara perusahaan dan pemerintah telah berkembang dari usaha-usaha untuk menggali dan menggunakan sumber-sumber ekonomi, yang ditujukan untuk menciptakan kondisi perekonomian yang sehat. Hubungan ini menimbulkan berbagai macam kelompok kegiatan usaha dan akan berpengaruh terhadap perubahan sumber-sumber yang harus digunakan.
A.       Perhatian Pemerintah terhadap Kegiatan Usaha
Pemerintah telah memberikan bantuan dalam kehidupan perusahaan terutama berupa perlindungan atas kekayaan, pengadaan kontrak dan pemberian paten. Keuntungan-keuntungan ekonomi juga merupakan alasan keamanan dan alsan-alasan lain. Pemerintah juga membantu perusahaan-perusahaan kecil atau lemah karena merupakan unit usaha yang penting untuk menampung tenaga kerja dan dapat memberikan harga yang lebih rendah kepada konsumen. Bantuan semacam ini sering dinamakan subsidi.
-        Bantuan di Bidang Transportasi
Tidak sedikit bantuan Pemerintah di bidang transportasi. Hampir di setiap sektor pengangkutan, Pemerintah banyak memegang peranan. Pada sektor perkereta-apian, misalnya; sepenuhnya dikuasai Pemerintah yang diatur oleh Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA).
-        Bantuan pada Perusahaan-perusahaan Kecil
Bantuan kepada perusahaan-perusahaan kecil dapat digolongkan ke dalam tiga golongan yaitu bantuan finansial, bantuan pemberian kontrak, dan bantuan teknik dan manajemen.
-        Bantuan di Bidang Komunikasi
Bidang komunikasi yang meliputi kegiatan-kegiatan siaran radio, televisi, telepon dan sebagainya hampir seluruhnya dikuasai dan diatur oleh pemerintah.

6.      LINGKUNGAN INTERNASIONAL
Lingkungan internasional ini merupakan suatu konsep keseluruhan yang luas meliputi kegiatan dan masalah perekonomian dunia. Keadaan perekonomian nasional menjadi saling terpengaruh dan saling tergantung pada masalah-masalah internasional.
A.       Neraca pembayaran internasional
Keadaan perekonomian internasional beberapa negara ditunjukkan dalam neraca pembayaran. Neraca pembayaran ini menggambarkan transaksi-transaksi internasional, yaitu jumlah utang negara X kepada negara Y dan jumlah utang dari negara Y kepada negara X. Suatu konsep penting yang berhubungan dengan neraca pembayaran adalah neraca perdagangan. Jika suatu negara mengekspor barang-barang melebihi impornya, keadaan ini menunjukkan neraca perdagangan yang menguntungkan. Jika impor lebih besar dari ekspornya, maka keadaan neraca perdagangan tidak menguntungkan.
B.       Perusahaan-perusahan Multinasional (Multinational Corporation)
Perusahaan-perusahaan multinasional kebanyakan berasal dari negara-negara Eropa, Amerika, dan Jepang. Pasar yang dikuasainya meliputi beberapa negara selain negaranya sendiri.
C.       Kegiatan-kegiatan Multinasional
Perusahaan-perusahaan multinasional bertujuan memasarkan barang hasil produksinya tidak hanya ke satu negara saja, tetapi juga ke negara-negara lain. Adanya perusahaan multinasional dapat membantu untuk memperbaiki kondisi perekonomian dari satu negara terhadap negara yang lain. Di samping itu, secara langsung juga mendorong peningkatan kemampuan teknologi, manajemen dan ketrampilan orang-orang di mana perusahaan tersebut beroperasi. Dewasa ini di Indonesia sudah terdapat banyak Perusahaan Multinasional yang terus meningkatkan operasinya. Misalnya : Coca cola, Toyota, Sharp, Mitsubhisi, Oliveti, FNBC, dan sebagainya.
D.       Ciri-ciri Perusahaan Multinasional
PBB dalam laporan tahunan 1973 mendefinisikan Perusahaan Multinasional sebagai suatu perusahaan yang kegiatan pokoknya meliputi usaha-usaha pengolahan/manufaktur atau pemberian jasa dalam sedikitnya dua negara. Dengan definisi ini maka perusahaan multinasional merupakan sumber dari penanaman modal asing langsung dan jumlahnya merupakan ukuran kegiatan perusahaan itu.
E.        Kebaikan dan Keburukan Perusahaan Multinasional
Kebaikan perusahaan multinasional :
-       Manambah devisa negara melalui penanaman modal di bidang ekspor.
-       Mengurangi kebutuhan devisa untuk impor di sektor industri
-       Manambah pendapatan negara berupa pajak-pajak dan royalty dari perusahaan-perusahaan tersebut
-       Menambah kesempatan kerja dengan membuka lapangan kerja baru
-       Meningkatkan taraf hidup karyawan dengan memberikan gaji lebih tinggi
-       Meningkatkan kemampuan dan ketrampilan bagi tenaga kerjanya
-       Memodernisir industri
-       Menambah arus barang
-       Memperluas pasar faktor-faktor produksi dalam negeri
-       Ikut mendukung pembangunan nasional
Keburukan Perusahaan Multinasional :
-       Jika perusahaan multinasional banyak maka akan mempengaruhi kekuasaan ekonomi negara
-       Keuntungan yang didapat dialihkan ke luar negeri kepada pemegang saham
-       Terjadi penyusutan/depresiasi (menyembunyikan keuntungan agar tidak kena pajak)
-       Kebutuhan bahan baku dan barang modal harus di datangkan dari luar negeri
F.        Lembaga-lembaga yang Membantu Perdagangan Internasional
Untuk menjual barang ke luar negeri atau mengimpor barang dari luar negeri, sering diperlukan adanya lembaga-lembaga perantara. Perantara ini disebut middlemen, dibedakan ke dalam empat golongan yaitu export and import commission house, merchant exporters and importers, manufacturer’s export agents, dan export and import brokers.
G.       Perkembangan Impor dan Ekspor Indonesia
Pada dasarnya barang-barang yang diekspor dapat digolongkan ke dalam dua kelompok, yakni barang-barang selain migas dan migas (minyak dan gas bumi). Sedangkan Indonesia selama ini mengimpor tiga macam golongan barang yaitu barang konsumsi (beras, tepung terigu,dll); bahan baku dan penolong (cengkeh,bahan kimia,dll); dan barang modal (mesin-mesin,generator listrik,dll).       

NAMA           : EKA ROHMAWATI
KELAS          : 1EB17
NPM              : 22210293

REFERENSI :
Buku PENGANTAR BISNIS MODERN
Edisi ketiga
Disusun oleh : DR. BASU SWASTHA DH., SE., MBA dan IBNU SUKOTJO W, SE
Penerbit : LIBERTY, YOGYAKARTA

Kamis, 07 Oktober 2010

Tugas Peng.Komp & TI 1A

PEMANFAATAN KOMPUTER DI BIDANG DESAIN GRAFIS


            Saat ini, hampir semua orang tahu dan mengenal komputer. Komputer yang kini sudah merabah ke setiap kalangan, baik tua maupun muda, baik di kota maupun di desa,  mempunyai fungsi dan manfaat yang bermacam-macam, tergantung siapa yang menggunakannya dan untuk apa komputer itu digunakan. Bahkan di zaman yang modern ini, anak-anak sejak dini sudah mulai diperkenalkan dengan komputer. Dan hampir semua bidang menggunakan komputer, contohnya, di bidang pendidikan, digunakan guru untuk mengajar murid-muridnya, di bidang meteorologi dan geofisika, digunakan untuk memantau dan mengetahui iklim dan cuaca di daerah tertentu, dan masih banyak lagi bidang-bidang yang menggunakan komputer.

            Di sini, akan dibahas salah satu manfaat komputer yang juga tidak kalah penting dan menariknya.  Komputer yang memiliki banyak aplikasi dimana setiap aplikasinya memiliki fungsi yang berbeda-beda, salah satunya adalah aplikasi Corel Draw. Aplikasi ini banyak digunakan di bidang desain grafis. Selain corel draw ada juga sebagian yang menggunakan aplikasi adobe photoshop. Sebuah studio foto atau percetakan contohnya, sudah menggunakan aplikasi-aplikasi seperti ini. Memang tidak semua orang memiliki kemampuan untuk menggunakan aplikasi corel draw atau photoshop, tapi jika sudah mahir, akan memperoleh keuntungan yang tidak sedikit. Dengan aplikasi ini terutama corel draw, kita bisa mendesain undangan, spanduk, backdrop panggung, logo, pin, gantungan kunci, gantungan handphone dan masih banyak lagi. Mereka yang bekerja di sebuah percetakan, tidak harus lulusan sarjana komputer, karena bisa dan mampu untuk membuat desain, maka pekerjaan pun mereka dapatkan. Dengan komputer, seseorang bisa mengubah kulit yang hitam menjadi putih, wajah yang tidak begitu cantik bisa cantik luar biasa, bisa membuat logo perusahaan, itulah komputer. Desain grafis yang lebih menitik beratkan pada pembuatan desain, lebih menuntut kita untuk berapresiasi atau berimajinasi menentukan konsep dan sebagainya. Tapi kita tidak usah khawatir, dengan komputer apa saja bisa dilakukan. Selama itu baik dan berguna bagi orang lain, komputer itu akan tetap jadi alat canggih yang benar-benar bisa membantu pekerjaan manusia.

            Seperti yang disebutkan di atas, ada sebuah realita atau sebut saja ini kisah nyata. Di sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) terdapat seorang siswa yang biasa saja, tapi memiliki kemampuan untuk menggunakan salah satu aplikasi komputer yaitu corel draw. Anak itu menjadi pengurus dalam sebuah organisasi di sekolahnya dan ketika akan diadakan kegiatan atau acara yang berkaitan dengan organisasi tersebut, panitia tidak usah berpikir keras untuk merancangan spanduk atau backdrop panggungnya, karena ada dia yang bersedia membantu menuangkan idenya. Dengan kemampuannya menggunakan aplikasi corel draw dan mahir mengoperasikan komputer, dia bisa melakukannya. Suatu ketika, dia membulatkan tekadnya untuk menggeluti dunia bisnis, meskipun dia masih sekolah tapi dia ingin menghasilkan uang dari hasil kemampuannya sendiri. Dengan modal seadanya, dia mulai menyebarkan brosur ke teman-teman sekelasnya terlebih dahulu, dan alhasil, teman-temanya pun tertarik dengan desain pin, gantungan kunci atau gantungan handphone yang dia buat, harga yang ditawarkan pun tidak terlalu mahal, sesuai untuk kantong anak sekolahan. Diawali dengan teman sekelas, kemudian menjalar ke teman-teman satu sekolah, hasil yang cukup memuaskan untuk apresiasi yang dimiliki seorang anak SMA.
           
Sepenggal penjelasan dan cerita di atas, dapat disimpulkan bahwa komputer adalah sebuah alat yang multi fungsi. Untuk bidang desain grafis sendiri, begitu banyak manfaat,  selain membuat produk yang diinginkan untuk diri sendiri maupun untuk diperjualbelikan yang akan mendatangkan keuntungan. “Seseorang tidak bisa mengoperasikan komputer maka orang tersebut akan sulit menerima pekerjaan”, begitulah istilah untuk saat ini, zaman yang serba menggunakan komputer.


Nama : Eka Rohmawati
Kelas : 1EB17
NPM : 22210293